Rabu, 21 September 2011
Wanita wanita yang tangguh
Kutuangkan tulisan ini berdasarkan penglihatan keseharianku pada keadaan sekitar lingkungan tempat aku tinggal. Kenapa aku tertarik menulis tentang wanita wanita tangguh disekitarku karena terkadang aku trenyuh melihat penderitaan dan pengorbanan mereka. Bagaimana tidak wanita wanita itu berjuang sendiri untuk memenuhi kebutuhan dirinya dan anak anak mereka. Mereka memang punya suami , tapi salah satu kewajiban suami yaitu memberi nafkah untuk istri dan anak anak mereka 'mandul'. Malas, tak ingin mengerjakan pekerjaan yang tidak sesuai dengan keinginan mereka, bahkan kadang malu mengerjakan pekerjaan yang mereka anggap merendahkan diri mereka padahal itu hanya perasaan mereka, bahkan karena merasa sudah terpenuhi kebutuhan keluarga karena istri2 mereka itu hingga si suami merasa tak apa apa. Padahal ketika kutanya para istri yang tangguh itu mereka selalu bercerita sambil beruarai air mata. Untungnya dalam agama ada kalimat alhamdulillah yang kadang diharfiahkan untung masih bisa makan, masih bisa menyekolahkan, masih bisa memenuhi kebutuhan bahkan masih bisa bayar arisan. Allah sudah mengatur rezeki semua makhluk dan mereka menyadari itu. Tapi mereka juga menyadari bahwa sulit bagi mereka untuk meningkatkan kualitas kehidupan mereka, apalagi saat ini kebutuhan sehari hari makin menanjak.Yang ada kualitas hidup menurun. Bertahun tahun tak pernah beli baju, hanya mengandalkan baju bekas pemberian orang lain, makan 3 kali sehari jadi 2 kali saja tambah perbanyak berpuasa agar pengeluaran bisa sedikit ditekan. Apalagi untuk kebutuhan hiburan atau life style sepertinya mereka tak pernah mengenal kata itu. Ada beberapa kerabat dermawan yang rela menyisihkan sebagian hartanya untuk mereka. Bahkan mereka diberi gaji mingguan untuk menopang hidup sehari hari meraka. Mudah2an Allah mengganti rezeki para dermawan itu. Yang patut ku acungi jempol adalah bahwa para istri tangguh itu malu dengan pemberian dermawan itu dan merasa takut Allah menanyakan untuk apa mereka diberi sehat? Untuk apa mereka diberi tenaga fikiran dan waktu jika hanya mengandalkan pemberian orang. Mereka takut jadi orang yang kurang bersyukur dengan apa yang telah diberi allah untuk pribadi mereka. Sehat, Umur, Muda, Luang bahkan ilmu yang mereka dapatkan apakah tidak akan menjadi pertanyaan diakhir nanti. Two Tumb Up Untuk para wanita Tangguh. Terus berjuang dengan segala kesederhanaan dan keterbatasan kemampuan kalian.
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar